.

Berita Terbaru

Berita dari Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Dirt Rider Ikut Padamkan Api  Di Kawasan TNBBS

Dirt Rider Ikut Padamkan Api Di Kawasan TNBBS

Photo

Dirt Rider peduli lingkungan yang tergabung dalam Komunitas Bukit Barisan Selatan Patrol (BBS Patrol) binaan Balai Besar TNBBS ikut serta memadamkan api di Kawasan TNBBS daerah Way Gajahan/Leter S Pekon Sumberejo Kecamatan Bengkunat Belimbing Kabupaten Pesisir Barat pada hari Selasa (20/10/2015).

 

Kebakaran hutan di Kawasan TNBBS awalnya terjadi pada hari Sabtu tanggal 17 Oktober 2015 di Resort Pemerihan titik koordinat X = 0431803; Y = 9374951. Kebakaran terjadi di lantai hutan dan hanya terlihat kepulan asap dari atas tajuk. Pemadaman dilakukan oleh Polhut, MMP Resort Pemerihan, Mahout, MPA Pekon Pemerihan, WCS, dan RPU. Pada pukul 17.00 WIB, api sudah dapat dikendalikan. Pada beberapa titik masih terdapat sisa bara api sehingga berpotensi terjadi kebakaran. Untuk mengantisipasi kembali terjadinya kebakaran, pada malam harinya Tim Satgas Kebakaran Hutan BBTNBBS, Polhut BKSDA Lampung, Polhut Dishut Provinsi Lampung tiba di Resort Pemerihan dan siap membantu pemadaman.

Photo

Pada hari Minggu tanggal 18 Agustus 2015, pukul 10.00 WIB tim menyusuri lokasi yang terbakar.  Pada siang harinya, kebakaran kembali terjadi akibat angin kencang. Pemadaman dilakukan oleh Satgas Kebakaran Hutan Balai Besar TNBBS, BPTN Wilayah I Semaka, SPTN Wilayah II Bengkunat, Polhut, MMP, WCS, WWF, RPU, Mahout, MPA Pekon Pemerihan, Forum Sahabat Gajah, Polhut BKSDA Lampung, dan Polhut Dishut Provinsi Lampung. Pada sore hari api sudah dapat dikendalikan, tetapi masih ada sisa bara api di beberapa titik.

Setelah dilakukan evaluasi pada Minggu malam,  keesokan harinya Senin tanggal 19 Oktober 2015, Tim Pemadaman (BPTN Wilayah I Semaka, SPTN Wilayah II Bengkunat, Polhut (Resort Pemerihan, Sukaraja Atas, Biha, Way Haru Way Nipah, dan Ulu Belu), MMP (Resort Pemerihan, Biha, Way Haru Way Nipah, dan Ulu Belu), WCS, WWF, RPU, Mahout, MPA Pekon Pemerihan, dan Forum Sahabat Gajah) dibagi menjadi 2 tim.  Satu tim untuk melakukan tracking luasan kebakaran,  sedangkan tim lainnya membuat sekat bakar dengan golok dan garu, memotong bekas pohon tumbang yang terbakar menjadi potongan kecil dengan chainsaw, kampak dan kapak, serta memadamkan sisa bara api dengan hand sprayer.

Lokasi kebakaran yang hot spotnya tidak terpantau satelit tersebut secara pengelolaan TNBBS masuk dalam wilayah Resort Pemerihan SPTN Wilayah II Bengkunat BPTN Wilayah I Semaka. Di lokasi tersebut pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 2015, Dirt Rider BBS Patrol bersama Kepala Balai Besar TNBBS didampingi Kepala Bidang Teknis Konservasi melakukan pengecekan kebakaran menggunakan drone. Hasil pengecekan tidak terlihat tanda-tanda terjadi kebakaran baik berupa asap maupun kebakaran di atas tajuk.

Photo

Setelah dilakukan pengecekan di dalam kawasan hutan (groundcheck) ternyata kebakaran masih terjadi pada lantai hutan berupa kebakaran pada tunggul-tunggul kayu dan serasah. Selanjutnya Dirt Rider bersama Polhut, WCS, MMP, Mahout, dan MPA menetralisir lokasi kebakaran sampai sisa bara api benar-benar padam.  Pemadaman dilakukan dengan menggunakan gepyok, garu, hand sprayer serta motor trail untuk mengangkut  hand sprayer  berisi air. Luas coverage area terbakar ± 402 ha dan semuanya terjadi pada lantai hutan.

Actions: E-mail | Permalink |

Post Rating